Contoh Soal dan Pembahasan UBKD Literasi Teks Fiksi Level 2 (Kelas 3 dan 4) - Berbagi Ilmu

Berbagi Ilmu

Contoh Soal dan Pembahasan UBKD Literasi Teks Fiksi Level 2 (Kelas 3 dan 4)

 Sahabat Berbagi Ilmu, soal-soal berikut adalah contoh soal Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) yang diambil dari halaman resmi Pusat Penilaian Pendidikan (Puspendik) dan soal ini yang beberapa hari yang lalu digunakan sebagai bahan simulasi pelaksanaan UBKD.  Soal ini kami posting kembali sebagai bahan bagi bapak/ibu dalam mengasah kemampuan literasi peserta didik di sekolah masing-masing dan bagi siswa sebagai bahan belajar. Sebagai gambaran bahwa soal AKM ini nantinya akan berjenjang berdasarkan Level dari mulai level 1 sampai level 6


A. Menemukan Informasi

1. Mengakses dan mencari informasi dalam teks
Menemukan informasi tersurat (siapa, kapan, di mana, mengapa, bagaimana) pada teks sastra atau teks informasi yang terus meningkat sesuai jenjangnya. (5 Soal)

1. Pilihan Ganda

Siti dan Udin di Jalan
Siti dan Udin namanya.  Muka mereka penuh debu.
Dengan baju rombengan, mereka menyanyi di tengah kebisingan.
Pagi sampai malam, mereka tersenyum dalam peluh,
menyapa om dan tante, mengharap receh seadanya.
Beribu Siti dan Udin berkeliaran di jalan-jalan,
dengan suara serak dan napas yang sesak oleh polusi.
Kalau hari ini bisa makan, alhamdulillah.
Siti dan Udin tetap berdoa agar mereka bisa sekolah
dan punya rumah berjendela.
 (Februari 2003)

Pilih salah satu jawaban!
Apa permintaan Siti dan Udin dalam doanya?
A. Ingin bersekolah.
B. Ingin bernyanyi.
C. Ingin bekerja.
D. Ingin bertamasya

Kunci Jawaban/Pembahasan: A
Dalam doa keduanya, mereka berdoa ingin bisa sekolah (lihat baris ke-8)

2. Uraian
Apa yang dilakukan Siti dan Udin di jalan?
Kunci Jawaban/Pembahasan:
Mereka menyanyi untuk mendapatkan uang; Mereka mengamen.


3. Uraian
Kue Ulang Tahun  Widi
Penerbit: Litara, Tahun terbit: 2015, Diedit oleh Nurhayati Pujiastuti

Widi hari ini berulang tahun. Widi senang melihat Nenek pulang dari pasar.
Widi membayangkan Nenek akan membuat kue ulang tahun yang lezat hari ini.
Tapi, tunggu dulu. Apa itu yang dikeluarkan Nenek dari tas belanja? 

Beras, air santan kelapa, dan daun pandan. Nenek mengaduk semua bahan menjadi sebuah adonan. Nenek lalu menyalakan kompor. Nenek bilang, hari ini Nenek akan membuat bubur.
"Mengapa Nenek malah membuat bubur, bukan kue seperti keinginanku?" pikir Widi.  


Nenek meminta Widi membantu Nenek. Widi membantu mengaduk bubur.
Widi mencium bau wangi dari bubur. Kata Nenek, daun pandan membuat bubur menjadi wangi.
Setelah matang, bubur dibagi menjadi dua bagian. 
Lalu, ke dalam salah satu bubur dimasukkan gula jawa. 
Gula jawa ini membuat bubur menjadi kecokelatan. Namun, orang menyebutnya bubur merah.
Digabungkan dengan bagian yang putih, maka menjadi bubur merah putih.
Bubur merah putih buatan Nenek sudah jadi. Yummy, ternyata Widi suka.
Kata Nenek, bubur merah putih ini untuk memperingati hari lahir. 



Apa yang ditambahkan nenek ke dalam bubur sehingga menjadi kecokelatan?
Kunci Jawaban/Pembahasan: 
Gula Jawa. Perhatikan teks bacaan di atas
"Lalu, ke dalam salah satu bubur dimasukkan gula jawa. 
Gula jawa ini membuat bubur menjadi kecokelatan. Namun, orang menyebutnya bubur merah."

3. Uraian
Jentik

“Permisi, boleh kami masuk ke dalam, ya, Pak?”
“Boleh kami lihat kamar mandinya, Bu?” 
Pagi itu, sekelompok ibu berseragam biru menyapa warga di setiap rumah di Jalan Mustika.
"Ibuuu .... Ada pasukan biru!" seru Nuha.
"Oh iya, hari ini hari Minggu pekan kedua, ya?" sahut Ibu.
Nuha beranjak ke pintu depan dan membukakan pintu untuk tamu mereka.
Hari Sabtu lalu, Nuha membantu ayahnya membersihkan halaman rumah. Pagi itu, bak kamar mandi pun sudah dikuras ibunya.
Rumah Nuha siap menerima pasukan biru!
"Eh, Nuha!” sapa Mbak Nurul, salah satu petugas berseragam biru itu.
“Halamannya rapi. Wah, ada pohon serai untuk menghalau nyamuk juga!” Mbak Nurul memuji.
Ibu mempersilakan mbak Nurul masuk. Mereka pun langsung menuju kamar mandi.
Keluar dari sana, Mbak Nurul mengacungkan ibu jarinya. Nuha tersenyum. Tak ada kartu kuning hari ini.
"Jangan lupa ikut gerebek jentik minggu depan ya, Bu?" pesan Mbak Nurul sebelum meninggalkan rumah.
Ibu menganggukkan kepala.
“Apa gerebek jentik itu, Bu?” tanya Nuha.
“Oh, itu kerja bakti membersihkan selokan, taman, dan lapangan agar tidak ada sarang nyamuk,” jawab Ibu.
“Kita, kan, mau mencegah demam berdarah atau penyakit dari nyamuk lainnya,” lanjutnya.
Rasanya Nuha tak sabar menunggu minggu depan. 

Siapa itu pasukan biru?
Kunci Jawaban/ Pembahasan
Pasukan biru adalah sekelompok ibu yang kerja bakti memeriksa dan membersihkan lingkungan agar tidak ada sarang nyamuk.


5.Pilihan Ganda

Ori Si Pemberani 
Oleh Irawati Subrata, Ilustrasi oleh Gery Adams, Room to Read Accelerator Project.

Di penampungan orang utan, si kecil Ori bangun lebih pagi dari biasanya. 
“Ayo!” kata Ito. “Saatnya berlatih!” 
Ori belajar memanjat, berayun, dan membuat sarang. 
Kalau sudah mahir baru Ori boleh bermain ke dalam hutan. Ori giat berlatih. Ito guru yang hebat. 


Ito memanjat tinggi. Ori memanjat seperti Ito 
Ito berayun cepat. Ori berayun mengikuti. 
Tahu-tahu, Ito berayun semakin cepat dan menghilang di antara pepohonan. 
“Kembali Itoooooooo!” 
Ori mencari Ito sampai di ujung lahan penampungan. 
Ori belum pernah masuk ke hutan sendirian.

Memberanikan diri, Ori melompat ke pohon berikutnya lalu memanjat lebih tinggi lagi. 
Ia berayun secepat mungkin melewati sulur-sulur yang menjuntai. 
Sesaat, Ori sudah sangat jauh dari penampungan. Tapi, Ito belum ditemukan. 
Ori merasa lapar! Dilihatnya beberapa orang utan menyantap durian. 
Mereka mengajak Ori makan bersama. 
Hari mulai gelap. Ori bersiap membuat sarang sendiri untuk pertama kalinya. 
Di atas pohon, Ori mendapati Ito yang sedang menunggunya. 
Setelah hari yang panjang si kecil Ori tertidur nyenyak dan memimpikan petualangannya esok. 

Kapan Ori akhirnya menemukan Ito di hutan?

A

Saat sedang menyantap durian bersama orang utan lainnya.

B

Saat akan membangun sarang di atas pohon.

C

Saat sedang berayun di antara sulur-sulur pohon.

D

Saat Ori sedang belajar memanjat.

Kunci Jawaban/ Pembahasan

B

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Contoh Soal dan Pembahasan UBKD Literasi Teks Fiksi Level 2 (Kelas 3 dan 4)"

Posting Komentar