Berbagi Ilmu

Tebarkan Ilmu Walau Satu Kata
Jadilah Orang yang Bermanfaat Bagi Orang Lain

Nonton Sambil Menghafal Al-Quran? Kenapa Tidak? Gratis! Klik Gambarnya dan buktikan!

Soal Penilaian Akhir Semester (PAS) Ganjil Fikih Kelas VIII Berdasarkan KMA Nomor 183 Tahun 2019


Sahabat berbagi ilmu, berikut ini kami sajikan kumpulan soal Penilaian Akhir Semester Ganjil yang kami ambil dari buku Fikih kelas 8 berdasarkan KMA nomor 183 tahun 2019. Soal-soal ini sudah kami lengkapi dengan pembahasan soal.

Nah Bapak/ibu guru yang bermaksud menyiapkan soal PAS untuk semester ganjil, soal-soal ini bisa dijadikan referensi pembuatan soal. Semoga bermanfaat.

Pilihan Ganda

Soal 1
Zulaihah melaksanakan shalat isya‟ di rumahnya. Pada rakaat kedua ia lupa tidak duduk tahiyyat awal. Sebelum salam ia teringat kemudian melakukan sujud sekali. Sujud yang dilakukan Zulaiha disebut sujud ... 

A. sahwi 
C. tilawah 
B. syukur 
D. shalat 
Pembahasan:A

Secara bahasa, arti kata sahwi berasal dari kata “ سهى, يسهو, سهوا” yang berarti lupa atau lalai. Jadi sujud sahwi adalah sujud dua kali yang dilakukan karena seseorang meninggalkan sunnah ab`adh, kekurangan atau kelebihan jumlah rakaat, ataupun karena ragu-ragu jumlah rakaat dalam shalat yang dikerjakan. Waktu pelaksanaan sujud sahwi adalah setelah tahiyyat akhir sebelum salam dengan dua kali sujud. Namun dalam kondisi tertentu sujud sahwi dهlakukan setelah salam. Adapun bacaan sujud sahwi yaitu: سُبْحَانَ مَنْ لاَ يَنَامُ وَلاَ يَسْهُو Artinya:“Mahasuci Allah yang tidak pernah tidur dan tidak pernah lupa”.

Duduk tahiyat awwal termasuk pada sunah ab'ad maka jika lupa mengerjakan sunnah ab'ad dianjurkan untuk melakukan sujud sahwi
 
Soal 2
Lafadz yang khusus dibaca ketika sujud sahwi adalah .... 
A. سُبْحَانَ مَنْ لاَ يَنَامُ وَلاَ يَسْهُو 
C   سُبْحَانَ رَبّيَ العَظِيْمِ وَبِحَمْدِه
B   سُبْحان اللّه وَالحَمدُرللّهِ ولاَ الهَ اِلاَّ اللّه
D  سُبْحانَكَ اللّهمَّ و بِحمْدِكَ اَسسْتَغْفِرُكَ
Pembahasan: A
Lihat pembahasan soal nomor 1 di atas

Soal 3
Perhatikan amalan-amalan dalam shalat berikut. 
(1) Mengangkat tangan saat takbiratul ihram 
(2) Membaca shalawat ketika tasyahud awal 
(3) Membaca doa iftitah 
(4) Membaca doa qunut 
(5) Duduk tasyahud awal 
(6) Membaca tasbih 
Dari pernyataan-pernyataan tersebut yang termasuk Sunnah ab'adh antara lain .... 
A. (1), (3) dan (6) 
B. (2) dan (4)
C. (2), (4) dan (5) 
D. (3), (4) dan (6) 
Pembahasan: C
(1) Mengangkat tangan saat takbiratul ihram      (Sunah Haiat)
(2) Membaca shalawat ketika tasyahud awal      (Sunah Ab'adh)
(3) Membaca doa iftitah                                      (Sunah Haiat)
(4) Membaca doa qunut                                       (Sunah Ab'adh)
(5) Duduk tasyahud awal                                     (Sunah Ab'adh)
(6) Membaca tasbih                                             (Sunah Haiat)

Soal 4
Aisyah sedang mengerjakan shalat Zuhur, tiba-tiba ia teringat bahwa bilangan rakaat yang dikerjakannya ternyata lebih. Dalam kondisi seperti itu Aisyah sebaiknya melaksanakan sujud sahwi... A. sebelum salam 
B. setelah salam 
C. sebelum takbir 
D. setelah rukuk 
Pembahasan: B
Kapan sujud sahwi itu dilakukan? Apakah sujud sahwi dilakukan setelah salam ataukah sebelum salam? Nah ternyata sujud sahwi itu ada yang dilakukan setelah salam dan ada juga yang dilakukan sebelumnya. 
a. Sujud sahwi yang dilakukan sebelum salam: 
  • Lupa mengerjakan sunnah ab‟ad dan teringat sebelum salam. 
  • Ragu terhadap hitungan jumlah rakaat shalat yang sedang dikerjakan dan mushalli (orang yang shalat) tidak yakin mengenai hitungan jumlah rakaat. 
b. Sujud sahwi yang dilakukan setelah salam: 
  • Terdapat penambahan jumlah rakaat shalat 
  • Terdapat penambahan gerakan dalam shalat 
  • Ragu dan bisa menentukan mana yang lebih meyakinkan
Soal 5
Beberapa bulan lalu salah satu wilayah Indonesia terjadi gempa bumi dan sunami. Banyak korban jiwa dalam musibah tersebut. Pak Ahmad, salah seorang saudara bu Fatimah tinggal di wilayah tersebut. Dia mendapat kabar bahwa saudaranya selamat dari musibah tersebut. Bu Fatimah pun kemudian melakukan sujud... 
A. syukur 
B. shalat
C. tilawah 
D. Sahwi 
Pembahasan: A
Sudah menjadi kewajiban bagi kita untuk selalu bersyukur atas nikmat yang diberikan oleh Allah Swt. dengan membaca hamdalah dan menggunakan nikmat itu untuk kebaikan. Selain itu, dalam keadaan tertentu kita bahkan dianjurkan untuk mengungkapkan syukur dengan bersujud, yang disebut dengan sujud syukur. Jadi sujud syukur adalah sujud yang dilakukan karena mendapat nikmat atau karena terhindar dari bahaya atau musibah.

 
Soal 6
Perhatikan pernyataan berikut! 
(1) Suci dari hadas dan najis 
(2) Menghadap kiblat
 (3) Menutup aurat
(4) Masuk waktu 
(5) Tamyiz 
Dari beberapa pernyataan tersebut, yang merupakan bagian dari syarat sujud syukur adalah ... 
A. (1), (2) dan (3) 
B. (1), (3) dan (5) 
C. (2), (3) dan (4) 
D. (3), (4) dan (5) 
Pembahasan: A
Syarat Sujud Syukur: 
1) Suci dari hadas dan najis baik badan, pakaian maupun tempat. 
2) Menghadap kiblat sebagaimana shalat, jika mengetahui arah kiblat. 
3) Menutup aurat. 

Soal 7
Budi melaksanakan shalat berjamaah di musalla dekat rumahnya. Setelah membaca surat al-Fatihah, imam membaca surat al-Insyiqaq. Ketika bacaan imam sampai pada ayat 21, imam dan makmum melakukan sujud satu kali. Mereka kemudian bangun kembali dan melanjutkan bacaannya. Sebab mereka melaksanakan sujud tersebut adalah …. 
A. Mengetahui makna dan kandungan ayat yang dibaca 
B. Mendengar atau membaca ayat sajdah 
C. Ayat yang dibaca imam berisi kabar gembira 
D. Ayat yang dibaca imam berisi azab yang pedih 
Pembahasan: B
sujud tilawah yaitu sujud yang dilakukan ketika membaca atau mendengar ayat-ayat tertentu dari al-Qur'an. Ayat-ayat tersebut disebut ayat sajdah. Jadi, ketika ayat sajdah tersebut dibaca, baik orang yang membaca atau yang mendengarnya disunnahkan untuk melakukan sujud tilawah. Sujud ini boleh dilakukan dalam shalat maupun di luar shalat.

Soal 8
Pada hari Selasa sebelum melaksanakan shalat dhuha para peserta didik MTs kelas VIII melaksanakan tadarrus Al-Qur‟an. Ketika selesai membaca surat Maryam ayat 58 mereka sujud. Sujud yang dilakukan oleh mereka adalah adalah sujud ... 
A. syukur 
B. shalat
C. tilawah  
D. sahwi 
Pembahasan: C
lihat pembahasan soal nomor 7 

Soal 9
Dalil naqli berikut yang menerangkan sujud syukur berikut adalah... ِ
A. كانَ إذا أتاهُ أمرٌ يسرُّهُ أو بشِّرَ بِه خرَّ ساجدًا شُكرًا للَّهِ تبارَك وتعالى
B. إذا قَرَأَ ابنُ آدَمَ السَّجْدَةَ فَسَجَدَ اعْتَزَلَ الشَّيْطانُ يَبْكِي
C. وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِن شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِن كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ
D. لَا تَسْجُدُوا لِلشَّمْسِ وَلَا لِلْقَمَرِ وَاسْجُدُوا لِلَّهِ الَّذِي خَلَقَهُنَّ إِن كُنتُمْ إِيَّاهُ تَعْبُدُونَ
Pembahasan: A
كانَ إذا أتاهُ أمرٌ يسرُّهُ أو بشِّرَ بِه خرَّ ساجدًا شُكرًا للَّهِ تبارَك وتعالى
Artinya: Nabi Shallallahu’alaihi wasallam apabila ada sesuatu yang menggembirakan atau menyenangkannya, beliau bersujud, karena syukur kepada Allah Yang Maha Suci dan Maha Tinggi

Soal 10
Perhatikan pernyataan berikut! 
(1) lupa mengerjakan tasyahud awal 
(2) mendapatkan kabar baik 
(3) membaca surat al-Alaq ayat 19 
(4) terhindar dari mara bahaya 
(5) mendengar bacaan ayat sajdah 
Dari pernyataan-pernyataan tersebut yang termasuk sebab untuk melaksanakan sujud tilawah adalah.... A. (1) dan (2) 
C. (2) dan (4) 
B. (2) dan (3) 
D. (3) dan (5)
Pembahasan: D
sujud tilawah sunnah dilaksanakan ketika mendengar atau membaca ayat-ayat sajdah. Dalam al-Qur‟an terdapat 15 ayat sajdah, yaitu:
1. Surat al-A‟raaf (7) ayat 206 
2. Surat ar-Ra‟du (13) ayat 15 
3. Surat an-Nahl (16) ayat 49-50 
4. Surat al-Israa‟ (17) ayat 109 
5. Surat Maryam (19) ayat 58 
6. Surat al-Hajj (22) ayat 18 
7. Surat al-Hajj (22) ayat 77 
8. Surat al-Furqaan (25) ayat 60 
9. Surat an-Naml (27) ayat 25-26 
10. Surat as-Sajadah (32) ayat 15 
11. Surat Shaad (38) ayat 24 
12. Surat Fushshilat (41) ayat 37-38 
13. Surat an-Najm (53) ayat 62 
14. Surat al-Insyiqaaq (84) ayat 21 
15. Surat al-‟Alaq (96) ayat 19

Soal 11
Murid-murid di suatu madrasah tergolong majemuk. Mereka berasal dari beberapa desa yang berbeda. Namun mereka hidup rukun meskipun berasal dari ormas Islam atau pengikut madzhab yang berbeda. Suatu ketika Ahmad, yang biasa melakukan qunut dalam shalat shubuh bermakmum kepada Yazid yang biasanya tidak qunut ketika shalat shubuh. Apa yang sebaiknya dilakukan oleh Ahmad, haruskah dia melakukan sujud sahwi setelah salam ataukah tidak perlu? 
A. Wajib melakukan sujud sahwi meskipun imam tidak sujud sahwi 
B. Sunnah melakukan sujud sahwi meskipun imam tidak sujud sahwi 
C. Boleh sujud sahwi boleh juga tidak, tergantung kemauan Ahmad 
D. Tidak perlu melakukan sujud sahwi, karena imam tidak sujud sahwi 
Pembahasan: 
Berkaitan dengan qunut terdapat perbedaan pendapat (ikhtilaf) para ulama ada yang mensunnahkan ada juga yang tidak.
Bagi makmum yang berqunut, kemudian imam tidak qunut pada shalat shubuh maka makmum harus mengikuti gerakan imam. Karena mengikuti gerakan imam hukumnya wajib, sementara qunut hukumnya sunnah ab'ad. Tapi disunnahkan bagi si makmum (Ahmad) untuk sujud sahwi sebelum salam dan setelah salam. 
Tapi jika imam memanjangkan waktu i'tidal sebagai penghormatan kepada makmum yang berqunut itu lebih baik, sehingga makmum bisa melaksanakan qunut.

Soal 12
Pemilik sebuah toko di suatu pasar memiliki omzet jutaan rupiah dan setiap tahunnya ia mengeluarkan zakatnya karena telah cukup nisab, bila ia tidak keluarkan zakatnya, Pemerintah berhak untuk memaksanya. karena hukum zakat bagi dirinya adalah... 
A. mubah 
C. fardhu kifayah 
B. Sunnah muakkad 
D. fardhu 'ain 
Pembahasan: 
Hukum zakat bagi pedagang yang sudah mencapai nishab dan haul adalah fardu 'ain. Oleh sebab itu jika orang tersebut tidak mengeluarkan zakat niaganya, pemerintah berhak untuk memaksa mengambil zakat darinya

Soal 13
Segala bentuk ibadah mahdhoh mempunyai syarat wajibnya. yang termasuk syarat wajib zakat fitrah adalah.... 
A. Islam dan tamyiz 
B. masuk waktu dan mampu 
C. Islam dan memiliki kelebihan harta 
D. mencapai haul dan nisab 
Pembahasan: 
Yang termasuk syarat wajib mengeluarkan zakat adalah:
1) Islam, dengan demikian orang yang tidak beragama Islam tidak wajib membayar zakat. 
2) Orang tersebut berjumpa dengan Ramadhan dan ada pada waktu terbenam matahari pada malam 
    Idul Fitri. Bagi setiap muslim yang melihat matahari terbenam di akhir bulan Ramadhan atau 
    mendapati awal bulan Syawal, maka wajib baginya untuk membayar zakat fitrah untuk dirinya dan 
    yang ditanggung. 
3) Mempunyai kelebihan harta atau makanan baik untuk dirinya maupun keluarganya. 
4) Berupa makanan pokok penduduk setempat. 

Soal 14
Pak Komar memiliki 40 ekor kambing, maka zakat yang dikeluarkan adalah ... umur 2 tahun lebih. 
A. 1 ekor kambing 
B. 2 ekor kambing 
C. 3 ekor kambing 
D. 4 ekor kambing
Pembahasan:  A
Nisab kambing atau domba adalah 40 ekor. Artinya, apabila seseorang telah memiliki 40 ekor kambing atau domba, maka ia telah wajib mengeluarkan zakatnya. Berikut adalah tabel jumlah kambing dan zakat yang harus dikeluarkan.


Soal 15
Zakat fitrah wajib dikeluarkan oleh kepala keluarga untuk setiap kepala. waktu yang utama mengeluarkan zakat fitrah adalah... 
A. masih diawal Ramadhan 
B. diakhir bulan Ramadhan 
C. malam hari raya idul fithri 
D. setelah shalat idul fithri 
Pembahasan: 
Waktu membayar zakat fitrah 
1) Waktu yang diperbolehkan, yaitu sejak awal bulan Ramadhan sampai akhir bulan Ramadhan. 
2) Waktu wajib, ketika sesorang menjumpai Ramadhan walaupun sesaat dan sebagian bulan Syawal. 
3) Waktu yang dianjurkan (utama)  yaitu setelah shalat shubuh, sebelum pelaksaan Shalat Id. 
4) Waktu makruh, yaitu menunaikan zakat setelah shalat Idul Fitri. 
5) Waktu yang haram, yaitu membayar zakat fitrah setelah hari raya Idul Fitri. 

Soal 16
Penyaluran zakat harus sesuai dengan peruntukkannya yang disebut dengan mustahik zakat. Yang termasuk mustahik zakat pada kelompok berikut adalah.... 
A. fakir dan miskin 
C. pengangguran dan pembela negara 
B. yatim dan anak jalanan 
D. peminta-minta dan orang musafir 
Pembahasan: A
Ada 8 golongan orang yang berhak menerima zakat, yaitu: 
  1. Fakir, yaitu orang yang tidak mampu memenuhi kebutuhan hidupnya, tidak memiliki harta dan tidak mempunyai pekerjaan untuk menutupi kebutuhan dirinya dan keluarganya. 
  2. Miskin, yaitu orang yang tidak mampu memenuhi seluruh kebutuhan hidupnya. Sebagai perumpamaan adalah ia membutuhkan 10, tetapi ia hanya mampu memenuhi 7 atau 8. 
  3. Amil, adalah orang, lembaga atau badan (panitia) yang diberi tugas untuk mengumpulkan zakat dan mendistribusikannya kepada yang berhak menerimanya.
  4. Muallaf, adalah orang yang baru masuk Islam atau ada harapan untuk menjadi seorang muslim. 
  5. Riqab, adalah budak belian yang diberi kebebasan usaha mengumpulkan kekayaan agar ia dapat menebus dirinya untuk merdeka. 
  6. Garim yaitu yang mempunyai banyak hutang dan tidak memiliki harta untuk melunasinya. 
  7. Sabilillah, adalah seseorang atau sebuah lembaga yang memiliki kegiatan utama berjuang di jalan Allah dalam rangka menegakkan agama Islam. 
  8. Ibnu Sabil adalah musafir yang sedang dalam perjalanan yang tidak bertujuan maksiat di negeri rantauan, lalu mengalami kesulitan dan kesengsaraan dalam perjalanannya. 
Soal 17
Rahmat adalah seorang muslim yang taat. Ia berniat mengeluarkan zakat fitrah untuk dirinya dan keluarganya berupa beras sebanyak 14 liter beras. Ia memberikan kepada fakir miskin di lingkungan rumahnya. Di lingkungan rumahnya Rahmat tergolong keluarga yang mampu. Berdasarkan ilustrasi tersebut, perilaku Rahmat yang termasuk rukun zakat adalah .... 
A. Niat, Islam, dan mempunyai kemampuan 
B. Niat, muzaki dan mustahik zakat, ada makanan pokok 
C. Niat, mustahik zakat, mempunyai kelebihan makanan pokok 
D. Islam, Rahmat (muzakki), fakir miskin (mustahik zakat), mampu 
Pembahasan:  B
Rukun Zakat Fitrah: 
1) Niat untuk menunaikan zakat fitrah dengan ikhlas semata-mata karena Allah Swt. 
2) Ada pemberi zakat fitrah (muzakki) 
3) Ada penerima zakat fitrah (mustahik) 
4) Ada barang atau makanan pokok yang dizakatkan 

Soal 18
Nisab merupakan batas minimal jumlah harta yang telah wajib dikeluarkan zakatnya. nisab harta emas adalah.... 
A. 106 gram 
C. 80,6 gram 
B. 93,6 gram 
D. 50,6 gram 
Pembahasan: 
Nisab atau batas seseorang harus mengeluarkan zakat mal untuk emas dan perak adalah...
1. Emas 94 gram (20 mitsqal) 
2. Perak 624 gram (200 dirham) 

Soal 19
Pak Broto mempunyai suatu usaha perdagangan yang beromset satu miliar dan setiap tahunnya ia mengeluarkan zakatnya 2,5 % dan diberikan kepada para mustahiknya. berapa bagian masing-masing mustahik jika ada 500 orang. yang diperoleh satu orang mustahik adalah.... 
A. Rp. 100.000,- 
C. Rp. 300.000,- 
B. Rp. 200.000,- 
D. Rp. 400.000,- 
Pembahasan: Tidak ada jawaban yang tepat
Pertama hitung dulu banyaknya zakat yang harus dikeluarkan
Zakat = Omset x persentase zakat
Zakat = Rp. 1.000.000.000 x 2,5 %
Zakat = Rp. 1.000.000.000 x 0,025
Zakat = Rp. 25.000.000
Jadi zakat yang harus dikeluarkan per tahunnya adalah Rp. 25.000.000
Kedua bagi rata zakat kepada 500 orang mustahik zakat
Bagian per orang = 25.000.000 : 500
Bagian per orang = Rp. 50.000

Soal 20
Kelompok hewan yang wajib dizakati pada pernyataan berikut adalah.... 
A. kambing, unta dan sapi 
C. kerbau, kuda dan rusa 
B. ayam, bebek dan kambing 
D. semua jenis unggas dan mamalia
Pembahasan: A
Hewan yang waji dizakati diantaranya adalah:
1. Unta
2. Sapi/kerbau
3. Kambing

Soal 21
Zakat hewan ternak sapi jika hewan sapinya berjumlah 60 ekor, besarnya adalah... 
A. 1 ekor kambing berumur 2 tahun
C. 2 ekor kambing berumur 1 tahun 
B. 1 ekor sapi berumur 2 tahun 
D. 2 ekor sapi berumur 1 tahun 
Pembahasan: 

Soal 22
Seorang pengusaha kuliner di akhir tahun 2017 memiliki harta simpanan berupa emas seberat 120 gram, jika harga emas 550.000/gram, pada akhir tahun 2018. Berapa jumlah zakat yang harus dibayarkan .... 
A. Rp. 1.650.000 
C. Rp. 1.350.000 
B. Rp. 1.450.000 
D. Rp. 1.250.000 
Pembahasan: A
Pertama hitung jumlah emas yang harus dikeluarkan zakatnya
Besarnya emas = berat emas x 2,5 %        (zakat emas adalah 2,5 %)
Besarnya emas = 120 gram x 2,5 %
Besarnya emas = 120 gram x 0,025
Besarnya emas = 120 gram x 0,025
Besarnya emas = 3 gram
Kedua hitung harga emas yang harus dikeluarkan
Harga emas = berat emas x Harga emas per gram
Harga emas = 3 gram x 550.000/gram
Harga emas = Rp. 1.650.000

Soal 23 
Perhatikan opsi berikut! 
(1) niat pada pagi hari 
(2) bersiwak setelah Zhuhur 
(3) sengaja muntah 
(4) murtad 
(5) tidak sahur 
dari lima opsi ini yang merupakan hal-hal yang membatalkan puasa adalah.... 
A. (1), (2), dan (3) 
B. (1), (3), dan (4) 
C. (2), (3) dan (4) 
D. (3), (4) dan (5) 
Pembahasan: B
Beberapa hal yang dapat membatalkan puasa antara lain: 
a. Makan dan minum dengan sengaja 
b. Murtad (keluar dari agama Islam) 
c. Muntah dengan sengaja 
d. Bersetubuh atau melakukan hubungan suami istri pada siang hari 
e. Keluar darah haid atau nifas 
f. Keluar air mani yang disengaja 
g. Merubah niat puasa. 
h. Hilang akal karena mabuk, pingsan, atau gila. 
perhatikan opsi di atas!
(1) niat pada pagi hari     jika niat dilaksanakan pagi hari setelah fajar maka puasanya tidak sah (batal)
(2) bersiwak setelah Zhuhur, termasuk perkara yang dimakruhkan
(3) sengaja muntah, termasuk perkara yang membatalkan puasa
(4) murtad, termasuk perkara yang membatalkan puasa
(5) tidak sahur, sahur termasuk perkara yang disunahkan.
maka opsi yang paling tepat adalah 1, 3, dan 4

Soal 24
Kelompok puasa wajib dalam pernyataan berikut yang paling tepat adalah.... 
A. puasa Arafah, ayyamul bid dan nadzar 
B. Asyura, puasa Daud dan kafarat 
C. puasa Ramadhan, Arafah dan Asyuro 
D. puasa Ramadhan, kafarat dan nadzar 
Pembahasan: D
Dilihat dari segi hukumnya, puasa dibedakan menjadi 4 macam, antara lain: 
  1. Puasa wajib (fardhu), yaitu puasa yang jika dilaksanakan mendapatkan pahala, jika ditinggalkan mendapat dosa. Contoh: puasa Ramadhan, puasa nazar, dan puasa kifarat 
  2. Puasa sunnah, yaitu puasa yang apabila dilaksanakan mendapatkan pahala, apabila ditinggalkan tidak mendapat dosa. Puasa 6 hari dibulan Syawal, puasa Senin dan Kamis, puasa Dawud, puasa Arafah, puasa di bulan Muharram. 
  3. Puasa makruh, yaitu puasa yang lebih baik ditinggalkan. 
  4. Puasa haram, yaitu puasa yang apabila dilaksanakan mendapatkan dosa, apabila ditinggalkan mendapatkan pahala. 
Soal 25
Dalil tentang diwajibkannya puasa Ramadhan terdapat dalam Al-Qur‟an surat ... 
A. al-Baqarah ayat 181 
B. al-Baqarah ayat 182
C. al-Baqarah ayat 183 
D. al-Baqarah ayat 184 
Pembahasan: C
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ كُتِبَ عَلَيْكُمُ ٱلصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى ٱلَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa”. (QS. al-Baqarah: 183).

Soal 26
Puasa Ramadhan suatu keniscayaan yang patut dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku, namun tidak semua dapat menjalaninya. sebab dibolehkannya tidak berpuasa di bulan Ramadhan antara lain adalah... 
A. sedang ujian 
B. sedang bepergian
C. sedang sibuk 
D. lupa tidak makan sahur. 
Pembahasan:
Melaksanakan puasa di bulan Ramadhan merupakan kewajiban setiap muslim yang tidak boleh ditinggalkan. Namun karena halangan/udzur tertentu ada yang tidak dapat melaksanakannya. Kesulitan-kesulitan yang menghalangi puasa ini disebut udzur syar‟i. Orang yang mendapat halangan (udzur) tersebut diperbolehkan tidak berpuasa. Halangan yang menyebabkan puasa Ramadhan diqadha pada hari-hari lain yaitu:
a) Boleh tidak berpuasa tetapi harus mengqadha puasanya, yaitu : 
    1) Orang sakit yang jika dipaksakan berpuasa, sakitnya akan bertambah parah
    2) Dalam perjalanan jauh (musafir).
    3) haidh dan nifas
b) Boleh tidak berpuasa tetapi harus mengganti dengan membayar fidyah, yaitu semua halangan yang 
    membuat seseorang tidak sanggup melaksanakan puasa, antara lain: 
    1) Orang yang lanjut usia (sangat tua) 
    2) Sakit menahun, sehingga tidak mungkin dapat mengqadha puasa di hari lain. 
    3) Hamil. 
    4) Ibu yang menyusui anak. 
    5) Orang yang pekerjaannya tidak memungkinkan dapat berpuasa Ramadhan dan tidak dapat 
        mengqadha di hari lain.

Soal 27
Orang yang dibolehkan tidak puasa di bulan Ramadhan dan wajib mengqodhonya adalah.... 
A. orang sakit yang tidak mungkin sembuhnya 
B. orang yang sudah tua renta 
C. orang yang sedang bepergian 
D. wanita yang sedang menyusui anaknya 
Pembahasan: C
Lihat pembahasan nomor 4 di atas

Soal 28
Perhatikan pernyataan berikut! 
(1) memperbanyak baca al-Qur‟an 
(2) bersiwak atau sikat gigi siang hari 
(3) memperbanyak sedekah 
(4) mengakhirkan sahur 
(5) tidur di siang hari 
(6) berbuka dengan kurma 
(7) memasukkan benda ke rongga badan 
Dari pernyataan-pernyataan tersebut, yang termasuk amalan sunnah dalam puasa adalah .... 
A. (1), (2), (3) dan (4) 
B. (1), (3), (4) dan (6) 
C. (1), (3), (5) dan (7) 
D. (4), (5) dan (6) 
Pembahasan: B
Amalan sunnah pada bulan Ramadhan antara lain: 
a) Shalat tarawih, 
b) Shalat witir dan shalat sunnah lainnya. 
c) sedekah kepada orang yang sedang berpuasa atau mengajak mereka untuk buka bersama. 
d) Memperbanyak membaca al-Qur‟an (tadarrus). 
e) I'ktikaf di masjid untuk ibadah
f) makan sahur
g) mengakhirkan makan sahur
h) menyegerakan berbuka puasa

Soal 29
Yang bukan termasuk kifarat meninggalkan puasa dari pernyataan berikut adalah.... 
A. puasa dua bulan berturut-turut 
C. memberi makan 60 orang miskin 
B. memerdekakan budak 
D. memberi pakaian 10 orang miskin
Pembahasan: D
Yang termasuk kifarat meninggalkan puasa adalah:
  1. memerdekakan budak 
  2. puasa dua bulan berturut-turut 
  3. memberi makan 60 orang miskin
Soal 30
Puasa sunnah banyak macam ragamnya dan juga berbeda-beda keutamaannya. Kelompok yang berisi macam-macam puasa sunnah berikut adalah... 
A. puasa nadzar dan 6 hari Syawal 
B. hari Arafah dan hari Tasyrik 
C. hari syak dan Ayyamul biidh 
D. hari ‟Arafah dan Senin Kamis 
Pembahasan: D
Adapun macam-macam puasa sunnah adalah sebagai berikut: 
a. Puasa 6 hari pada bulan Syawal
b. Puasa Senin dan Kamis 
c. Puasa Dawud
d. Puasa Arafah
e. Puasa Asyura (10 Muharram) 
f. Puasa Muharram 
g. Puasa tengah bulan pada setiap tanggal 13, 14 dan 15 bulan Qamariah
h. Puasa pada pertengahan bulan Sya'ban (Nisfu Sya'ban).
macam-macam puasa haram sebagai berikut:
a. Hari Raya Idul Fitri 
b. Hari Raya Idul Adha 
c. Hari Tasyrik 
d. Puasa pada hari Syak 
e. Puasa wanita haidh atau nifas 
Contoh puasa makruh antara lain: 
a. Puasa yang dilakukan pada hari Jumat, kecuali beberapa hari sebelumnya telah berpuasa atau hari 
    sesudahnya
b. Puasa Sunnah pada paruh kedua bulan Sya`ban 

Soal 31
Perhatikan hadits berikut! ْ
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ
keutamaan puasa ini adalah.... 
A. seperti puasa sepanjang tahun 
B. dihapuskan dosa satu tahun yang lalu 
C. membuka pintu rizki yang banyak 
D. terhapus dosa tahun ini dan yang lalu 
Pembahasan: A
Terjemah:
“Barangsiapa berpuasa Ramadhan kemudian dilanjutkan dengan puasa enam hari di bulan Syawwal, maka dia seolah-olah berpuasa selama setahun.”

Soal 32
Subhan berniat puasa Ramadhan. Malam harinya, ia melaksanakan shalat tarawih berjamaah di masjid. Pada waktu 1/3 malam, ia bangun untuk melaksanakan shalat tahajud, witir dan sahur. Sejak terbit fajar ia berusaha menahan dirinya dari segala yang membatalkan puasa sampai terbenam matahari. Kemudian ia melaksanakan shalat Dhuha dan memperbanyak membaca al-Qur‟an. Sore hari menjelang berbuka puasa. Ia memberikan makanan bagi orang yang berpuasa. Perilaku Subhan yang termasuk rukun puasa adalah .... 
A. Melaksanakan shalat Tarawih, tahajud, witir, sahur, memberi makanan bagi orang yang berpuasa 
B. Niat, menahan diri dari segala yang membatalkan puasa sejak terbit fajar sampai terbenam matahari 
C. Melaksanakan shalat tarawih, tahajud, witir, sahur, memberi makanan bagi orang yang berpuasa 
D. Sahur, memberi makanan bagi orang yang berpuasa, shalat dhuha, memperbanyak membaca al-
    Qur‟an
Pembahasan: B
Yang termasuk rukun puasa adalah Niat, menahan diri dari segala yang membatalkan puasa sejak terbit fajar sampai terbenam matahari 

Soal 33
I‟tikaf berasal dari Bahasa Arab dan merupakan bentuk masdar (infinitif) dari: اِعْتَكَفَ يَعْتَكِفُ اِعْتِكَافاً yang memiliki arti …. 
A. berdiam diri 
C. menyegaja 
B. menyendiri 
D. keluar rumah 
Pembahasan: A
عْتَكَفَ يَعْتَكِفُ اِعْتِكَافاً berarti tinggal, menetap, atau berdiam diri di suatu tempat.

Soal 34
Perhatikan beberapa ketentuan berikut! 
(1) Niat dalam hati 
(2) Berpakaian yang bersih dan rapi 
(3) Melafalkan niat 
(4) Mu'takif 
(5) Tidak berbicara dengan orang lain 
(6) Berdiam diri di masjid 
dari beberapa ketentuan tersebut, yang termasuk rukun i‟tikaf adalah .... 
A. (1), (2), dan (5)
B. (1), (3), dan (5) 
C. (1), (4) dan (6) 
D. (2), (3) dan (5) 
Pembahasan: C
Ada dua rukun i'tikaf yaitu:
a. Niat, yaitu menyengaja untuk beri'tikaf
b. Berdiam diri di masjid, sekurang-kurangnya selama tuma'ninah shalat
ditambah dengan Mu'takif yaitu orang yang melakukan i'tikaf

Soal 35
Hasan berjanji bahwa kalau naik kelas dengan nilai rata-rata 85, dia akan melaksanakan i‟tikaf di masjid jami‟ di kampungnya. Dan ternyata atas izin Allah Hasan naik kelas dengan nilai sikap A, rata-rata nilai kognitif 87.5 dan nilai keterampilan 86.75. seminggu kemudian Hasan pun melaksanakan i‟tikaf di masjid. Hukum melaksanakan i‟tikaf yang dilakukan oleh Hasan adalah ....
A. mubah 
B. Sunnah 
C. Sunnah muakkad 
D. Wajib 
Pembahasan: D
Jumhur ulama berpendapat bahwa hukum asal melaksanakan i'tikaf adalah sunnah. Namun hukum ini bisa berubah menjadi wajib jika seseorang bernadzar untuk melaksanakannya. Meskipun demikian, ada perbedaan pendapat di antara para ulama tentang tingkat kesunnahannya. Madzhab Asy-Syafi‟iyah memandang semua i‟tikaf itu hukumnya sunnah muakkadah, kapan saja dilakukan. Namun bila dilakukan pada sepuluh hari terakhir di bulan Ramadhan, level kesunnahannya lebih tinggi lagi.  
Janji Hasan termasuk kategori Nadzar. Maka Hukumnya wajib

Soal 36
Perhatikan hadis berikut!
عن عائشة رضي الله عنها زوج النبي صلى الله عليه وسلم أن النبي صلى الله عليه وسلم كان يعتكف العشر الأواخر من رمضان حتى توفاه الله ثم اعتكف أزواجه من بعده
Berdasarkan hadis tersebut, waktu yang paling utama untuk i‟tikaf adalah .... 
A. 10 hari pertengahan Ramadhan 
B. 10 hari terakhir Ramadhan 
C. Pada waktu shalat Jumat 
D. Pada sepertiga malam 
Pembahasan: B
Artinya:”Sesungguhnya Nabi Saw.. senantiasa beri‟tikaf pada sepuluh hari yang terakhir pada bulan Ramadhan. Kemudian para istrinya beri‟tikaf setelah beliau wafat”. (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Soal 37
Orang yang diperbolehkan i‟tikaf salah satunya adalah suci dari haid dan nifas, karena dikhawatirkan ada darah yang bisa mengotori lantai masjid. Bagaimana dengan wanita yang mengalami istihadhah, apakah boleh melaksanakan i‟tikaf? 
A. Tidak boleh karena dikhawatirkan ada darah yang mengotori lantai 
B. Tidak boleh karena tidak suci dari hadas dan najis 
C. Boleh dengan syarat dia menggunakan pembalaut 
D. Dimakhruhkan karena masih ada alternatif ibadah lain 
Pembahasan:  C
syariat Islam membolehkan wanita yang sedang mengalami istihadhah untuk masuk masjid. Artinya orang yang sedang istihadhah (mengeluarkan darah penyakit) boleh melakukan i'tikaf di masjid. Tapi kebolehan ini juga harus dibarengi dengan menjaga agar tetesan darah yang keluar tidak mengotori masjid. Jadi diusahakan perempuan yang sedang istihadhah memakai pembalut atau sejenisnya.
 
Soal 38
Perhatikan pernyataan berikut! 
(1) Suci dari haid 
(2) Suci badan, pakaian dari najis 
(3) Mendapat izin suami 
(4) berpakaian sederhana 
(5) Tidak bercampur dengan laki-laki 
(6) Menggunakan tenda kecil dalam masjid 
Dari beberapa peryataan tersebut yang termasuk syarat khusus bagi wanita untuk beri'tikaf adalah nomor ... 
A. (1), (3) dan (5) 
B. (1), (4) dan (6)
C. (2), (3) dan (4) 
D. (2), (5) dan (6) 
Pembahasan: A
Sebelum melaksanakan i‟tikaf ada beberapa syarat yang harus dipenuhi yaitu:
a. Islam
b. Baligh/Mumayyiz
c. Berakal sehat
d. Suci dari haid dan nifas
e. Suci dari hadas besar (janabah) 
Selain syarat di atas, ada syarat lain yang dikhususkan bagi seoran istri atau perempuan diantaranya:
a.  Tidak bercampur dengan laki-laki 
b.  Mendapat izin suami 
sehingga ang termasuk syarat khusus bagi wanita untuk beri'tikaf adalah nomor 1, 3, dan 5

Soal 39
Yang bukan termasuk hal yang membatalkan i‟tikaf adalah.... 
A. makan dan minum 
B. keluar masjid untuk refreshing 
C. tertidur dan mimpi basah 
D. keluar darah haidh 
Pembahasan: 
Beberapa hal yang dapat membatalkan i'tikaf antara lain: 
a. Berhubungan suami-istri (bersetubuh)
b. Keluar sperma 
c. Gila 
d. Mabuk yang disengaja 
e. Murtad (keluar dari agama Islam) 
f. Haid 
g. Nifas 
h. Keluar masjid tanpa uzur 
i. Keluar masjid untuk memenuhi kewajiban yang bisa ditunda
Yang bukan termasuk hal yang membatalkan i'tikaf adalah makan dan minum 

Soal 40
Perhatikan hadis berikut! ٍ
لا أُحِلُّ الْمَسْجِدُ لِحائِضٍ وَلاَ جُنُبٍ
Salah satu kandungan hadis tersebut adalah larangan untuk beri'tikaf ketika …. 
A. Sedang bekerja untuk memenuhi nafkah keluarga 
B. Kurang sehat badan, karena i'tikaf memerlukan kesiapan fisik 
C. Sedang menstruasi atau datang bulan bagi wanita muslimah 
D. Bercanda dan ngobrol di masjid saat melakukan i‟tikaf 
Pembahasan: C
Arti hadis:
Tidak dihalalkan masjid bagi yang haid dan sedang junub
kandungan hadis tersebut adalah larangan untuk beri'tikaf ketika Sedang menstruasi atau datang bulan bagi wanita muslimah dan bagi yang memiliki hadas besar (junub)

Soal 41
Zaidan melafalkan niat dengan lisan disertai niat dalam hati melaksanakan i'tikaf di masjid Jami'. Dia menetap di dalam masjid dan melaksanakan shalat sunnah, memperbanyak membaca al-Qur‟an, membaca shalawat dan berzikir. Supaya tetap sehat dia makan roti dan minum air mineral. Perbuatan baik Zaidan tersebut yang termasuk sunnah i‟tikaf adalah .... 
A. Niat i‟tikaf dalam hati, shalat Sunnah dan berzikir 
B. Menetap di dalam masjid, berzikir dan makan dan minum 
C. Shalat sunnah, berzikir, shalawat, membaca al-Qur‟an 
D. Membaca shalawat, makan roti dan minum agar kuat i‟tikaf
Pembahasan: C
amalan yang dianjurkan ketika i'tikaf antara lain:
a. Shalat. Memperbanyak shalat saat i‟tikaf amat dianjurkan. 
b. Memperbanyak membaca al-Qur‟an.
c. Berzikir
d. Bershalawat
e. Mengurangi hubungan dengan orang banyak. 

Soal 42

Bu Zulaihah dan beberapa teman wanitanya ingin sekali melaksanakan i‟tikaf selama satu hari di masjid, terutama pada hari-hari terakhir bulan Ramadhan. Niat baik bu Zulaihah tersebut boleh dilaksanakan dengan syarat.... 
A. Tidak ada pekerjaan di rumah 
B. Mendapat izin suami 
C. Tidak pada malam hari 
D. Membuat semacam kemah 
Pembahasan: B
Menurut Madzhab Syafi'i, Hanafi dan Hanbali Bagi seorang isteri yang hendak melaksanakan i'tikaf disyaratkan untuk mendapatkan izin suami. Isteri tidak boleh i'tikaf jika tidak mendapatkan izin dari suaminya.

Soal 43
Berikut ini yang tidak termasuk contoh hal yang diperbolehkan ketika sedang i‟tikaf adalah ... 
A. Karena sakit perut Umar keluar dari masjid untuk buang air 
B. Saat i'tikaf, Ma'ruf makan dan minum di masjid 
C. Zidan menemui tamu dan mengantar sampai pintu masjid 
D. Belanja makanan dan minuman di warung makan depan masjid 
Pembahasan: D
beberapa hal yang diperbolehkan saat  beri'tikaf antara lain: 
a. Keluar masjid untuk keperluan yang tidak bisa ditunda (buang hajat, keluar dalam urusan ketaatan). 
b. Menyisir rambut dan merapikannya 
c. Membawa kasur dan perlengkapan lainnya ke masjid 
d. Makan dan minum di dalam masjid dengan tetap memelihara dan menjaga kebersihan dan kemuliaan 
    masjid 
e. Menerima tamu dan mengantarkannya ke pintu masjid

Soal 44
Di antara hikmah melakukan i'tikaf adalah .... 
A. Mendatangkan rizki yang tidak terduga 
B. Agar terhindar dari mushibah di dunia 
C. Agar lebih fokus beribadah dan muhasabah 
D. Menghilangkan kesedihan dan istirahat kerja
Pembahasan: C
Hikmah yang dapat kita ambil dari ibadah i'tikaf antara lain: 
a. Menghidupkan kembali hati dengan selalu melaksanakan ketaatan dan ibadah kepada Allah Swt. 
b. Meningkatkan daya tahan tubuh, karena i'tikaf dapat membawa ketenangan jiwa dan batin, dengan 
    demikian akan mengalirkan energi positif yang bermanfaat untuk tubuh kita. 
c. Evaluasi diri dengan merenungi masa lalu dan memikirkan hal-hal positif yang akan dilakukan di 
    hari esok (muhasabah) 
d. Mendatangkan ketenangan, ketentraman hati 
e. Mendatangkan berbagai macam kebaikan dari Allah Swt., amalan-amalan kita akan diangkat dengan 
    rahmat dan kasih sayang-Nya 
f. Menjauhi sejenak hiruk pikuk kehidupan dunia dan fokus beribadah untuk bekal kehidupan akhirat. 


Uraian

Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut! 
Soal 1
Tidak semua umat Islam diwajibkan mengeluarkan zakat fitrah. Hanya mereka yang memenuhi syarat yang diwajibkan. Tuliskan beberapa syarat tersebut! 
Pembahasan:
Syarat Wajib Zakat Mal 
1) Muslim
2) Baligh
3) Berakal sehat, 
4) Merdeka, 
5) harta yang dimiliki merupakan jenis harta yang wajib dizakati
6) Sudah mencapai nisab 
7) Mencapai haul (setahun) kecuali zakat hasil pertanian 
8) Harta yang dimiliki merupakan jenis harta yang wajib dizakati
9) Harta tersebut merupakan kelebihan dari kebutuhan pokok. 

Soal 2
Setelah mendapat hidayah, sejak tiga tahun lalu John Robert masuk Islam. Sebagai muallaf, di tahun pertama dia termasuk orang yang berhak menerima zakat. Sejak masuk Islam Robert senantiasa bersungguh-sungguh untuk mendalami Islam, bahkan tahun lalu ia juga telah menyempurnakan Islamnya dengan melaksanakan ibadah haji. Ini membuktikan bahwa agama Islam yang dipeluk semakin mantap. Jika kamu menjadi panitia zakat, apakah kamu masih mendata Robert sebagai penerima zakat? 
Pembahasan:
Kelompok muallaf yang berhak mendapatkan zakat terbagi menjadi 4 yaitu:
  1. Mereka yang diharapkan masuk islam atau bisa mengajak saudara dan teman terdekatnya untuk masuk islam. Sehingga ketika diberikan zakat mereka mau masuk islam dan mengajak teman/saudaranya
  2. Mereka yang dikhawatirkan akan membuat keburukan atau mengganggu keselamatan umat islam. Sehingga ketika diberi zakat umat islam akan terhindar dari keburukannya
  3. Mereka yang baru masuk islam sehingga dengan diberikan zakat akan semakin mantap dan teguh dalam memeluk agama islam
  4. Tokoh dan pemimpin muslim yang memiliki pengaruh kepada bawahan atau koleganya yang masih kafir.
Keempat jenis muallaf tersebut berhak mendapatkan zakat walaupun kondisi mereka bukan fakir miskin. Pemberian zakat ini diberikan sampai tujuan yang diharapkan tercapai.
Karena Robert sudah mantap dalam memeluk islam bahkan ditandai dengan melaksanakan ibadah haji, maka Robert sudah tidak berhak lagi menerima zakat.

Soal 3
Seorang pengusaha, pak Hanafi di akhir tahun 2017 memiliki harta simpanan berupa emas seberat 120 gram, jika harga emas 550.000/gram pada akhir tahun 2018, berapa jumlah zakat yang harus dikeluarkan ? 
Pembahasan:
Pertama hitung jumlah emas yang harus dikeluarkan zakatnya
Besarnya emas = berat emas x 2,5 %        (zakat emas adalah 2,5 %)
Besarnya emas = 120 gram x 2,5 %
Besarnya emas = 120 gram x 0,025
Besarnya emas = 120 gram x 0,025
Besarnya emas = 3 gram
Kedua hitung harga emas yang harus dikeluarkan
Harga emas = berat emas x Harga emas per gram
Harga emas = 3 gram x 550.000/gram
Harga emas = Rp. 1.650.000

Soal 4
Seorang Petani mempunyai sebidang tanah yang ditanami padi dengan pengairan irigasi. Pada musim panen menghasilkan 2 ton gabah. Berapa zakat harus dikeluarkan oleh petani tersebut? 
Pembahasan:
Pertama tentukan apakah hasil panen telah mencapai nisab. 
Perhatikan tabel berikut ini!

karena gabah yang dihasilkan adalah 2 ton atau 2000 kg, maka sudah mencapai nishab.
Kedua tentukan besarnya zakat yang harus dikeluarkan.
Besarnya zakat yang dikeluarkan untuk pertanian yang dialiri air dari irigasi (tidak mengeluarkan biaya) adalah 1/10 atau 10% dari total hasil pertanian yang dipanen
Ketiga hitung berapa kg padi gabah yang harus dizakatkan
Padi gabah = jumlah total padi yang dihasilkan x 1/10
Padi gabah = 2000 kg x 1/10
Padi gabah = 200 kg
Maka banyaknya padi gabah yang harus dikeluarkan sebagai zakat adalah 200 kg

Soal 5
Pak Rahmat memiliki harta kekayaan sebagai berikut: 
a. Tabungan, deposito, obligasi Rp 100.000.000, 
b. Uang tunai (di luar kebutuhan pokok) Rp 5.000.000, 
c. Perhiasan emas (berbagai bentuk) 150 gram 
d. Utang jatuh tempo Rp 5.000.000. 
setelah satu tahun berapa zakat yang wajib dikeluarkan Pak Rahmat?
Pembahasan:
Pertama hitung seluruh harta yang dimiliki setelah dikurangi utang
kita anggap uang tabungan, deposito dan obligasi serta uang tunai adalah uang hasil pendapatan atau hasil perdagangan barang atau jasa.
a. Tabungan, deposito, obligasi                             Rp 100.000.000, 
b. Uang tunai (di luar kebutuhan pokok)              Rp 5.000.000, 
d. Utang jatuh tempo                                            Rp 5.000.000. 
Harta selain emas = Rp 100.000.000, + Rp 5.000.000, - Rp 5.000.000. = Rp 100.000.000, (sudah nisab)
kedua hitung zakat yang harus dikeluarkan (selain emas)
zakat harta yang harus dikeluarkan adalah
zakat = Total harta x 2,5%
zakat = Rp 100.000.000, x 0,025
zakat = Rp 2.500.000
Ketiga hitung zakat emas
Zakat emas = jumlah emas x 2,5 %
Zakat emas = 150 gram x 2,5 %
Zakat emas = 150 gram x 0,025
Zakat emas = 3,75 gram

Total zakat yang harus dikeluarkan oleh pak Rahmat adalah: uang Rp. 2.500.000 dan emas sebesar 3,75 gram

Soal 6
Pada malam pertama bulan Ramadhan, biasanya imam menyampaikan kepada para jamaah agar niat berpuasa sebulan penuh, mengingat niat adalah salah rukun puasa. Hal tersebut dilakukan sebagai antisipasi pada hari-hari berikutnya lupa niat. Apakah hal tersebut bisa dibenarkan? Dan bagaimana dengan hari-hari selanjutnya, apakah tetap berniat seperti biasa? 
Pembahasan:
Menurut pendapat yang mu'tamad di kalangan ulama syafi'iyyah bahwa niat puasa itu harus dilaksanakan setiap hari karena merupakan ibadah yang terpisah. Akan tetapi disunatkan niat puasa untuk satu bulan penuh, mengikuti madzhab imam Malik, dengan maksud
1. Jika lupa berniat di malam hari pada hari tertentu, maka puasanya tetap syah
2. Jika meninggal sebelum selesai melaksanakan puasa satu bulan maka tetap akan mendapatkan pahala penuh karena mengambil ibarat dari niat

Soal 7
Saat berpuasa Syihabudin berenang di kolam renang. Selain berenang ia juga menyelam. Namun tanpa sengaja ada air yang tertelan. Bagaimana hukum puasa yang dilakukan oleh Syihabudin? 
Pembahasan:
Hukum asal berenang dan menyelam adalah mubah. Tapi menjadi makruh jika dilakukan pada saat berpuasa. Karena khawatir masuknya air melalui mulut, hidung maupun telinga. 
Jika ada seseorang yang berenang sambil menyelam pada saat berpuasa kemudian masuk air baik disengaja maupun tidak disengaja maka puasanya menjadi batal.

Soal 8
Bagaimana cara melaksanakan puasa bagi orang yang berada di daerah yang waktu siangnya jauh lebih lama dari pada waktu malam? 
Pembahasan:
وكلوا واشربوا حتى يتبين لكم الخيط الأبيض من الخيط الأسود من الفجر 
“Makanlah dan minumlah hingga jelas bagimu mana benang putih dan mana benang hitam karena fajar.”
Ayat di atas merupakan penjelasan tentang batasan waktu berpuasa yaitu dari terbit fajar sampai tenggelam matahari. 
untuk daerah-daerah tertentu yang waktu siang dan malamnya berimbang seperti di Indonesia dan negara lainnya menggunakan patokan terbit dan tenggelamnya matahari tidak akan memberatkan. Tapi bagi daerah lain yang waktu malam dan siangnya sangat berbeda jauh seperti negara skandinavia, Swedia, Finlandia, Norwegia, Islandia dan negara lainnya yang waktu siangnya lebih panjang, 15 s.d 21 jam, penggunaan patokan ini akan sangat memberatkan. Maka para ulama kemudian berijtihad dan menetapkan bahwa patokan puasa termasuk shalat di negara yang memiliki durasi waktu siang dan malamnya tidak berimbang adalah mengikuti patokan waktu daerah atau negara terdekat yang memiliki waktu siang dan malamnya relatif berimbang.

Soal 9
Karena mata terasa gatal dan berwarna merah, Hasan mengobatinya dengan obat tetes mata padahal dia sedang berpuasa. Bolehkah saat melaksanakan puasa Hasan menggunakan obat tetes mata? Bagaimana dengan puasanya, sah ataukah batal? 
Pembahasan:
Salah satu yang membatalkan puasa adalah masuknya sesuatu pada lubang yang terbuka seperti hidung, telinga, mulut yang terhubung langsung ke tenggorokan. Adapun lubang mata tidak terhubung langsung ke tenggorokan. Maka hukum memakai obat tetes mata saat berpuasa boleh

Soal 10
Pada tanggal 7 Ramadhan Bu Saidah memasak di dapur untuk persiapan berbuka puasa. Menu makanan yang disiapkan adalah kolak pisang dan sop kambing. Untuk memastikan cita rasanya sudah pas atau belum, Bu Saidah ingin mencicipi masakan tersebut, namun ia ragu-ragu karena khawatir batal puasanya. Bagaimana caranya agar puasa Bu Saidah tetap sah dan menu masakan yang disiapkan terjamin cita rasanya? 
Pembahasan:
Menurut Syekh Abdullah bin Hijazi Asyarqawi di dalam kitab Hasyiyatusy Syarqawi ‘ala Tuhfatith Thullab beliau menjelaskan bahwa 
"Di antara sejumlah perkara makruh saat berpuasa ialah mencicipi makanan karena dikhawatirkan akan sampai ke tenggorokan"
Makruh disini jika tidak ada hajat dalam mencicipi makanan. Tapi jika ada hajat seperti seorang koki atau ibu rumah tangga yang harus memastikan makanannya enak atau orang tua yang harus mencicipi makanan untk mengobati buah hatinya maka hukumnya boleh dan tidak makruh. 
Soal 11
Irfan bermaksud i'tikaf malam ini. Namun dia belum begitu memahami ketentuan dan tata cara pelaksanaannya. Tuliskan prosedur atau gambaran singkat tentang tata cara i'tikaf agar Irfan mudah melaksanakannya! 
Pembahasan: 
Pertama yang harus diketahui oleh Irfan adalah Syarat I'tika, yaitu: 
1) Islam 
2) Baligh/mumayyiz 
3) Berakal sehat 
4) suci dari haid dan nifas 
5) suci dari hadas besar (janabah). 
Setelah mengetahui syarat-syaratnya, Irfan juga harus mengetahui rukun i'tikaf agar pelaksanaan i'tikafnya sah. Adapun rukun i'tikaf yaitu:
1). Niat 
2) Berdiam diri di masjid, sekurang-kurangnya selama tuma'ninah shalat 
Langkah selanjutnya Irfan harus mengetahui Hal-hal yang membatalkan i'tikaf agar saat i'tikaf Irfan bisa menghindarinya, yaitu: 
1) Hubungan suami istri (bersetubuh), 
2) Keluar sperma, 
3) Gila, 
4) Mabuk yang disengaja, 
5) Murtad (keluar dari agama Islam) 
6) Haidh 
7) Nifas, 
8) Keluar masjid tanpa udzur, 
9) Keluar untuk memenuhi kewajiban yang bisa ditunda.
Setelah itu Irfan harus tahu amalan apa saja yang dianjurkan selama melakukan i'tikaf di Masjid, yaitu:
a. Shalat. Memperbanyak shalat saat i‟tikaf amat dianjurkan. 
b. Memperbanyak membaca al-Qur‟an.
c. Berzikir
d. Bershalawat
e. Mengurangi hubungan dengan orang banyak. 

Soal 12
Bagaimana cara melaksanakan i'tikaf bagi wanita yang istihadhah? 
Pembahasan: 
Tata cara pelaksanaannya sama saja dengan wanita yang tidak istihadhah, hanya saja untuk wanita yang sedang istihadhah harus menjaga agar darah istihadhahnya tidak sampai mengotori masjid caranya bisa dengan memakai pembalut.

Soal 13
Bolehkah saat melaksanakan i'tikaf kita keluar untuk menjenguk tetangga masjid yang sedang sakit? Berikan alasannya? 
Pembahasan: 
Pada dasarnya orang yang sedang i'tikaf tidak boleh keluar dari masjid. Hal ini dapat membatalkan i'tikafnya. Kecuali ada hal-hal yang mendesak seperti kebutuhan untuk makan dan minum, buang hajat, menyisir rambut dll. Dan dianjurkan untuk tidak keluar masjid sekalipun untuk menengok orang yang sakit
Soal 14
Tuliskan beberapa 5 hikmah i'tikaf! 
Pembahasan: 
Hikmah yang dapat kita ambil dari ibadah i'tikaf antara lain: 
a. Menghidupkan kembali hati dengan selalu melaksanakan ketaatan dan ibadah kepada Allah Swt. 
b. Meningkatkan daya tahan tubuh, karena i'tikaf dapat membawa ketenangan jiwa dan batin, dengan 
    demikian akan mengalirkan energi positif yang bermanfaat untuk tubuh kita. 
c. Evaluasi diri dengan merenungi masa lalu dan memikirkan hal-hal positif yang akan dilakukan di 
    hari esok (muhasabah) 
d. Mendatangkan ketenangan, ketentraman hati 
e. Mendatangkan berbagai macam kebaikan dari Allah Swt., amalan-amalan kita akan diangkat dengan 
    rahmat dan kasih sayang-Nya 
f. Menjauhi sejenak hiruk pikuk kehidupan dunia dan fokus beribadah untuk bekal kehidupan akhirat. 

Soal 15
Apa pendapatmu tentang orang-orang yang beri'tikaf beberapa hari di masjid. Karena waktunya lama ada diantara mereka yang meletakkan pakaian kotor di jendela masjid sehingga mengganggu pemandangan. Sebagian ada yang tidak membawa baju ganti sehingga bajunya bau yang dapat mengganggu orang lain yang beribadah di masjid tersebut? Bagaimana cara mengatasi permasalahan tersebut? 
Pembahasan: 
Beri'tikaf di masjid bukan berarti melupakan kewajiban terhadap diri sendiri dan melupakan hak-hak diri sendiri dan hak orang lain. Sebaiknya pakaian yang kotor disimpan dengan rapi atau bisa diambil untuk dicuci oleh istri atau orang lain. Bahkan dianjurkan untuk menjaga pakaian agar bersih dan wangi sehingga tidak mengganggu kekhusyuan ibadah kita dan orang lain
loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Soal Penilaian Akhir Semester (PAS) Ganjil Fikih Kelas VIII Berdasarkan KMA Nomor 183 Tahun 2019"

Posting Komentar

?max-results=10">
'); document.write(" ?orderby=published&alt=json-in-script&callback=labelthumbs\"><\/script>");