Pembahasan Soal fikih Kelas VIII Semester Genap Bab VI Haji dan Umrah KMA No 183 - Berbagi Ilmu

Berbagi Ilmu

Pembahasan Soal fikih Kelas VIII Semester Genap Bab VI Haji dan Umrah KMA No 183

 


1. Dalam ibadah haji ada ketentuan syarat wajib haji, rukun haji, wajib haji, larangan haji dan sunnah haji. Orang mampu menjaga dan memenuhi ketentuan haji, maka hajinya sah dan kemungkinan besar akan menjadi haji yang mabrur. Pernyataan yang paling tepat terkait hubungan istilah-istilah tersebut dengan ibadah haji adalah .... 
A. Orang yang tidak memenuhi syarat wajib haji maka hajinya tidak sah dan harus membayar dam atau kafarat tertentu. 
B. Orang yang tidak memenuhi rukun haji maka hajinya batal dan harus membayar dam atau kafarat tertentu. 
C. Orang yang tidak memenuhi wajib haji maka hajinya tidak sah namun tidak harus membayar dam atau kafarat tertentu. 
D. Orang yang melanggar larangan haji maka hajinya tetap sah namun wajib membayar dam atau kafarat tertentu 
Kunci dan Pembahasan: D
Syarat haji adalah perbuatan-perbuatan yang harus dipenuhi sebelum ibadah haji dilaksanakan. Apabila syarat-syaratnya tidak terpenuhi, maka seseorang tidak berkewajiban melaksanakan haji.
Rukun haji adalah amalan yang harus dilaksanakan dan tidak boleh ditinggalkan, jika ditinggalkan maka hajinya tidak sah. Rukun tidak bisa diganti dengan membayar dam. 
Wajib haji adalah amalan-amalan dalam ibadah haji yang wajib dikerjakan, tetapi sahnya haji tidak tergantung kepadanya. Jika ia ditinggalkan, hajinya tetap sah dengan cara menggantinya dengan dam (bayar denda). 
 Larangan haji adalah amalan-amalan yang harus ditinggalkan selama pelaksanaan ibadah haji. Bagi yang mengerjakan larangan haji, hajinya tetap sah tapi wajib membayar dam

2. Pak H. Ahmad sudah melaksanakan ibadah haji enam tahun yang lalu. Tahun depan beliau akan kembali pergi ke tanah suci Makkah untuk melaksanakan ibadah haji. Hukum melaksanakan haji tahun depan bagi Pak H. Ahmad adalah ... 
A. Mubah 
B. Sunnah 
C. fardhu ain 
D. fardhu kifayah 
Kunci dan Pembahasan: B
Mengerjakan ibadah haji hukumnya fardhu ‟ain, sekali seumur hidup bagi setiap muslim yang telah mukallaf dan mampu melaksanakannya. Hukum ibadah haji yang keduakalinya adalah sunnah.
 
3. Perhatikan beberapa ketentuan berikut! 
(1) ihram 
(3) wukuf 
(2) beragama Islam 
(4) baligh (dewasa) 
(5) tawaf 
(6) merdeka (bukan budak) 
(7) sa'i 
(8) berakal sehat 
Dari beberapa ketentuan tersebut, yang termasuk syarat wajib haji adalah …. 
A. (1), (2), (3) dan (4) 
C. (2), (4), (6) dan (8) 
B. (1), (4), (6) dan (7) 
D. (2), (3), (5) dan (7) 
Kunci dan Pembahasan: C
yang termasuk syarat wajib haji antara lain: 
a. Islam 
b. Baligh 
c. Berakal sehat (tidak gila) 
d. Merdeka 
e. Istitha`ah (kuasa atau mampu melaksanakannya).

4. Berikut ini yang termasuk syarat sah haji antara lain …. 
A. Islam, baligh, mampu, tawaf, tertib 
B. Islam, baligh, mampu, sehat, tertib, 
C. Islam, berakal sehat, istithaah, tertib, merdeka 
D. Islam, baligh, berakal sehat, merdeka 
Kunci dan Pembahasan: D

17. Perhatikan ayat berikut !
ٱلْحَجُّ أَشْهُرٌ مَّعْلُومَٰتٌ
Ayat tersebut menjelaskan tentang waktu pelaksanaan ibadah haji, yaitu bulan … 
A. Seluruh bulan Ramadhan, Syawal, 10 hari bulan Zulqa'dah 
B. 10 hari bulan Syawal, seluruh bulan Zulqa‟dah dan 10 hari bulan Zulhijjah 
C. Seluruh bulan Syawal, seluruh bulan Zulqa‟dah, 10 hari bulan Zulhijjah 
D. 10 hari bulan Syawal, seluruh bulan Zulqa‟dah dan Zulhijjah
Kunci dan Pembahasan: C
Artinya: “(Musim) haji adalah beberapa bulan yang dimaklumi..."
Miqat zamani dimulai dari awal bulan Syawal sampai dengan terbit fajar pada tanggal 10 Zulhijjah atau pada akhir pelaksanaan wukuf di Arafah.

5. Perhatikan larangan-larangan dalam ibadah haji berikut ini! 
(1)Memakai pakaian yang berjahit 
(2)Menikah dan menikahkan 
(3)Memakai sarung tangan 
(4)Memakai penutup kaki 
(5)Menutup kepala 
(6)Berburu binatang 
(7)Memotong kuku 
Larangan ibadah haji khusus bagi jamaah haji laki-laki ditunjukan pada nomor .... 
A. (1), (4), dan (5) 
B. (2), (4), dan (7) 
C. (3), (6), dan (7) 
D. (4), (5), dan (6) 
Kunci dan Pembahasan: A
Larangan bagi jamaah pria: 
1) Memakai pakaian yang berjahit selama ihram. 
2) Memakai tutup kepala sewaktu ihram. 
3) Memakai sandal atau sepatu yang menutupi mata kaki sewaktu ihram.

6. Perhatikan hadits berikut !
 أَيُّهَا النَّاسُ قَدْ فَرَضَ اللَّهُ عَلَيْكُمُ الْحَجَّ فَحُجُّوا ‏"‏ ‏.‏ فَقَالَ رَجُلٌ أَكُلَّ عَامٍ يَا رَسُولَ اللَّهِ فَسَكَتَ حَتَّى قَالَهَا ثَلاَثًا فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ‏"‏ لَوْ قُلْتُ نَعَمْ لَوَجَبَتْ وَلَمَا اسْتَطَعْتُمْ - ثُمَّ قَالَ - ذَرُونِي مَا تَرَكْتُكُمْ 

Kandungan hadits tersebut adalah tentang wajibnya …. 
A. ibadah haji setiap tahun bagi yang mampu 
B. ibadah haji wajib hanya sekali seumur hidup 
C. tidak diwajibkannya haji bagi yang tidak mampu 
D. dianjurkannya haji bagi orang yang jauh dari Makkah 
Kunci dan Pembahasan: B
Arti Hadis:
Abu Hurairah (Allah meridhoi dia) melaporkan: Rasulullah (semoga damai besertanya) berbicara kepada kami dan berkata: Wahai manusia, Allah telah mewajibkan haji untuk Anda; jadi lakukan haji. Setelah itu seseorang berkata: Rasulullah, (apakah itu harus dilakukan) setiap tahun? Dia (Nabi Suci) tetap diam, dan dia mengulangi (kata-kata ini) tiga kali, di mana Rasulullah (semoga damai besertanya) berkata: Jika saya mengatakan "Ya," itu akan menjadi kewajiban (bagi Anda untuk melakukannya setiap tahun) dan Anda tidak akan bisa melakukannya. Kemudian dia berkata: Tinggalkan aku dengan apa yang tersisa untuk kamu, karena mereka yang sebelum kamu dihancurkan karena pertanyaan yang berlebihan, dan pertentangan mereka terhadap rasul mereka. Jadi ketika saya memerintahkan Anda untuk melakukan apa pun, lakukan sebanyak yang ada dalam kekuatan Anda dan ketika saya melarang Anda untuk melakukan apa pun, maka tinggalkan.

7. Pada waktu melaksanakan ibadah haji, ayah mengelilingi Ka'bah sebanyak tujuh kali dengan syarat-syarat tertentu. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari ibadah haji yang wajib dilaksanakan karena ia termasuk salah satu rukun haji. Kegiatan tersebut dinamakan … 
A. sa'i 
C. wukuf 
B. tawaf 
D. tahallul 
Kunci dan Pembahasan: B

8. Tawaf yang dilaksanakan saat seseorang baru datang di kota Makkah al-Mukarromah dinamakan tawaf …. 
A. Qudum 
C. Wada 
B. Ifadhah 
D. Idhafah 
Kunci dan Pembahasan: A
Macam-macam tawaf 
a) Tawaf Ifadhah, adalah tawaf yang termasuk rukun ibadah haji. 
b) Tawaf Qudum, adalah tawaf ketika baru tiba di kota Makkah sebagai penghormatan yang pertama terhadap Ka‟bah dan Masjidil Haram. 
c) Tawaf Wada‟, adalah tawaf ketika akan meninggalkan kota Makkah sebagai perpisahan dengan kota suci, Ka‟bah dan Masjidil Haram. 
d) Tawaf Sunnah, adalah tawaf selain yang telah dijelaskan di atas, tawaf yang dianjurkan oleh Rasulullah Saw.

9. Dalam pelaksanaan ibadah haji, jamaah calon haji yang berasal dari Indonesia dikelompokkan menjadi dua gelombang. Masing-masing gelombang memiliki miqat yang berbeda. Untuk gelombang kedua miqatnya adalah …. 
A. Yalamlam 
B. Qarnul Manazil 
C. Bir Ali 
D. Bandara King Abdul Aziz 
Kunci dan Pembahasan: A
Sebagaimana kita ketahui bahwa jama’ah haji Indonesia ada dua gelombang keberangkatan, gelombang pertama tiba di Madinah dahulu baru mereka berhaji berangkat dari Madinah, sedangkan gelombang kedua mereka langsung menuju Mekkah dari Indonesia. Berbeda tempat berangkat haji, maka miqat jama’ah haji Indonesia ada dua berdasarkan gelombang keberangkatan.
Gelombang haji pertama: Jama’ah menuju ke Madinah terlebih dahulu
Miqat mereka adalah miqat penduduk Madinah yaitu Dzul Hulai-fah / Bi’r ‘Ali. Karena mereka berhenti dahulu di Madinah dan menetap sementara di sana sehingga mereka berihram dari miqat penduduk Madinah
Gelombang kedua: Jamaah yang langsung terbang menuju Mekkah
Miqatnya adalah di Yalamlam, karena ini arah yang sejajar bagi penduduk Indonesia dari arah tanah air. Ketika melewati daerah miqat ini jama’ah haji masih berada di atas pesawat sehingga jamaah haji harus berihram di atas pesawat. Awak pesawat mengumumkannya satu jam atau setengah jam sebelum tiba di atas miqat atau di tempat yang sejajar dengan miqat, agar jama’ah haji bersiap-siap untuk berihram.

10. Melempar tiga jumrah yakni Ula, Wustha dan Aqabah dalam pelaksanaan ibadah haji dilakukan di .… 
A. Mina 
C. Muzdalifah 
B. Arafah 
D. Makkah 
Kunci dan Pembahasan: 
Setelah tiba di Mina, jamaah haji bermalam di sana selama tiga malam. Jamaah berada di Mina sejak tanggal 10 sampai tanggal 12 atau 13 Zulhijjah. Pada tanggal 10 Zulhijjah para jamaah melempar jumrah Aqabah. Sedangkan pada tanggal 11 Zulhijjah barulah mereka melontar tiga jumrah, yaitu Ula,
Wusta dan Aqabah masing-masing tujuh kali dengan menggunakan batu kerikil.

11. Ada beberapa hal yang boleh dilakukan seorang wanita ketika tidak sedang ibadah haji, namun dilarang ketika sedang beribadah haji. Apabila dilanggar maka ada konsekwensi hukum tertentu. Pernyataan berikut yang merupakan larangan ketika haji bagi wanita adalah .... 
A. Memakai pakaian berjahit 
B. Memakai cadar 
C. Memakai pakaian hitam 
D. Memakai sandal jepit
Kunci dan Pembahasan: B
Larangan bagi jamaah wanita: 1) Memakai tutup muka atau cadar 2) Memakai sarung tangan
 
12. Bacaan yang dianjurkan untuk dibaca ketika jamaah haji melontar jumrah adalah …. 
A. بِسْمِ ٱللَّٰهِ ٱللَّٰهُ أَكْبَرُ
B. أعوذ باللّه من الشيطان الرجيم
C. سبحان الله والحمد لله
D بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم
Kunci dan Pembahasan: A
أعوذ باللّه من الشيطان الرجيم

13. Berikut ini yang termasuk perbedaan antara ibadah haji dan umrah adalah .... 
A Sunnah mabit di Muzdalifah Wajib mabit di Mina 
B Dianjurkan istithaah/mampu Tidak disyaratkan istithaah/mampu 
C Waktu pelaksanannya tidak terbatas Waktu pelaksanannya telah ditentukan 
D Wajib melaksanakan wukuf di Arafah Tidak ada wukuf di Padang Arafah 
Kunci dan Pembahasan: D
Perbedaan antara ibadah haji dan umrah adalah Wajib melaksanakan wukuf di Arafah Tidak ada wukuf di Padang Arafah

14. Pada waktu melaksanakan ibadah haji, ayah mengelilingi Ka‟bah sebanyak tujuh kali dengan syarat-syarat tertentu. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari ibadah haji yang wajib dilaksanakan karena ia termasuk salah satu rukun haji. Kegiatan tersebut dinamakan … 
A. sa‟i 
B. wukuf 
C. tawaf 
D. tahallul 
Kunci dan Pembahasan: C

15. Perhatikan beberapa cara pelaksanaan ibadah haji berikut ini! 
(1) Pak Umar pada musim haji tahun lalu ikut rombongan kloter I gelombang pertama. Rombongan pak Umar langsung diberangkatkan dari Indonesia menuju Madinah. Meraka melaksanakan ibadah umrah dahulu baru melaksanakan ibadah haji. 
(2) Pak Suadi pada musim haji tahun lalu ikut rombongan kloter terakhir gelombang kedua. Rombongan pak Umar langsung diberangkatkan dari Indonesia langsung ke Makkah. Meraka melaksanakan ibadah haji dahulu baru melaksanakan umrah. 
(3) Setelah 8 hari di kota Madinah, Bu Afifah dan rombongannya diberangkatkan ke Makkah. Mereka berhenti di Bir Ali untuk memulai ihram umrah. Sesampai di Makkah mereka tawaf, sa‟i dan tahallul. Tanggal 8 Zulhijjah mereka baru memulai haji. 
(4) Bu Nurhaliza dua tahun lalu menunaikan ibadah haji bersama suaminya. Mereka mengikuti paket haji plus sehingga tidak menunggu antrian terlalu lama. Sesampai di tanah suci mereka melaksanakan haji dan umrah secara bersama-sama. 
Melaksanakan ibadah haji dengan cara ifrad dilakukan oleh .... 
A. Pak Suaidi dan rombongannya 
B. Pak Umar dan rombongannya 
C. Bu Afifah dan rombongannya 
D. Bu Nurhaliza dan suaminya 
Kunci dan Pembahasan: A
Ada tiga cara melaksanakan manasik haji, antara lain: 
a. Haji Tamattu‟, yaitu mengerjakan umrah terlebih dahulu, baru mengerjakan haji. Seseorang yang melaksanakan haji dengan cara ini wajib membayar dam. 
b. Haji Ifrad, yaitu mengerjakan haji terlebih dahulu, baru kemudian umrah. Seseorang yang melaksanakan haji dengan cara ini tidak diwajibkan membayar dam. Biasanya cara ini dipilih oleh jamaah haji yang kedatangannya mendekati waktu wukuf, kurang lebih 5 hari sebelum wukuf. 
c. Haji Qiran, yaitu mengerjakan haji dan umrah di dalam satu niat dan satu pekerjaan sekaligus. Seseorang yang melaksanakan haji dengan cara ini wajib membayar dam nusuk. 

16. Perhatikan beberapa cara pelaksanaan ibadah haji berikut ini! 
(1) Pak Umar pada musim haji tahun lalu ikut rombongan kloter I gelombang pertama. Rombongan pak Umar langsung diberangkatkan dari Indonesia menuju Madinah. Meraka melaksanakan ibadah umrah dahulu baru melaksanakan ibadah haji.
(2) Pak Suadi pada musim haji tahun lalu ikut rombongan kloter terakhir gelombang kedua. Rombongan pak Umar langsung diberangkatkan dari Indonesia langsung ke Makkah. Meraka melaksanakan ibadah haji dahulu baru melaksanakan umrah. 
(3) Setelah 8 hari di kota Madinah, Bu Afifah dan rombongannya diberangkatkan ke Makkah. Mereka berhenti di Bir Ali untuk memulai ihram umrah. Sesampai di Makkah mereka tawaf, sa‟i dan tahallul. Tanggal 8 Zulhijjah mereka baru memulai haji. 
(4) Bu Nurhaliza dua tahun lalu menunaikan ibadah haji bersama suaminya. Mereka mengikuti paket haji plus sehingga tidak menunggu antrian terlalu lama. Sesampai di tanah suci mereka melaksanakan haji dan umrah secara bersama-sama. 
Melaksanakan ibadah haji dengan cara ifrad dilakukan oleh .... 
A. Pak Suaidi dan rombongannya 
B. Pak Umar dan rombongannya 
C. Bu Afifah dan rombongannya 
D. Bu Nurhaliza dan suaminya 
Kunci dan Pembahasan: 
Ada tiga cara melaksanakan manasik haji, antara lain: 
a. Haji Tamattu‟, yaitu mengerjakan umrah terlebih dahulu, baru mengerjakan haji. Seseorang yang melaksanakan haji dengan cara ini wajib membayar dam. 
b. Haji Ifrad, yaitu mengerjakan haji terlebih dahulu, baru kemudian umrah. Seseorang yang melaksanakan haji dengan cara ini tidak diwajibkan membayar dam. Biasanya cara ini dipilih oleh jamaah haji yang kedatangannya mendekati waktu wukuf, kurang lebih 5 hari sebelum wukuf. 
c. Haji Qiran, yaitu mengerjakan haji dan umrah di dalam satu niat dan satu pekerjaan sekaligus. Seseorang yang melaksanakan haji dengan cara ini wajib membayar dam nusuk. 

17. Ketika di Bir Ali, Ustadz Ahmad bersama jamaah haji lainnya memulai niat mengerjakan haji dengan memakai pakaian tertentu dan meninggalkan hal-hal yang terlarang dalam haji. Kegiatan tersebut merupakan rangkaian ibadah haji yang disebut.… 
A. umrah 
B. ihram 
C. wukuf 
D. tawaf 
Kunci dan Pembahasan: B

18. Salah satu ritual ibadah haji yang tidak boleh ditinggalkan oleh jamaah haji adalah melaksanakan wukuf, bahkan jika ditinggalkan maka hajinya tidak sah. Pernyataan berikut yang menggambarkan aktifitas tersebut adalah …. 
A. Setelah melaksanakan shalat zuhur dan asar dengan jamak taqdim di Arafah pada tanggal 9 Zulhijjah, ustadz Farhan dan rombongannya berdiam diri sampai waktu maghrib sambil berzikir dan berdoa. 
B. Pada tanggal 8 Zulhijjah pak Arman dan rekan-rekannya berangkat menuju Arafah. Setibanya di sana mereka melaksanakan shalat zuhur berjamaah dan berzikir sampai menjelang shalat asar. 
C. Rombongan jamaah haji yang dipimpin ustadz Umar berkumpul di Muzdalifah sampai tengah malam (pukul 12.00 WAS) pada tanggal 10 Zulhijjah, sambil berzikir dan berdoa serta membaca al-Quran. 
D. Pada tanggal 10-12 Zulhijjah jamaah haji berada di Mina dengan menempati tendatenda yang disediakan oleh pemerintah Arab Saudi. Selama di sana mereka mengisi dengan berzikir dan berdoa. 
Kunci dan Pembahasan: 

19. Pelaksanaan ibadah haji orang Indonesia di Makkah biasanya dilaksanakan dalam 3 cara. Perhatikan perjalanan pelaksanaan haji berikut! 
1. Keluarga Salim berangkat haji pada akhir bulan syawal sampai di Makkah mereka melakukan umrah, kemudian dilanjutkan berziarah ke Madinah menjelang wukuf di Arafah mereka kembali ke Makkah untuk melaksanakan rukun haji. 
2. Jamaah haji KBIH al-Ishlah berangkat langsung menuju Makkah, sampai di sana mereka langsung melaksanakan ihram haji dan sekaligus niat ihram Umrah, kemudian diakhiri tahalul secara bersama 
3. Jamaah haji Indonesia yang datang menjelang waktu wukuf langsung disarankan oleh para petugas haji untuk melakukan ihram haji dan menjalankan seluruh rangkaian rukun haji, kemudian baru melaksanakan ihram umroh Perjalanan haji dan umrah tersebut secara berturut-turut, disebut .... 
A. 1) ifrad, 2) tammathu', dan 3) qiran 
B. 1) qiran, 2) ifrad, dan 3) tammathu‟ 
C. 1) tammathu', 2) qiran, dan 3) ifrad 
D. 1) tammathu', 2) ifrad, dan 3) qiran
Kunci dan Pembahasan: 

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pembahasan Soal fikih Kelas VIII Semester Genap Bab VI Haji dan Umrah KMA No 183 "

Posting Komentar