Berbagi Ilmu

Tebarkan Ilmu Walau Satu Kata
Jadilah Orang yang Bermanfaat Bagi Orang Lain

Batik Keren Murah Kualitas Terjamin

Gloria, Status Mengubah Mimpinya Mengibarkan Merah Putih Tapi Merah Putih Berkibar di Dalam Hatinya



Kabar miris mencuat dari salah seorang anggota Paskibraka 2016. Dialah Gloria Natapradja Hamel, gadis kelahiran 1 Januari 2000. Gloria diputuskan gagal mengibarkan sang Saka Merah Putih di Istana Merdeka pada 17 Agustus nanti. Sebab, ia diketahui memiliki darah warga negara asing (WNA) dari pihak ayahnya. Keputusan ini disampaikan langsung oleh Menteri Kementerian Pemuda dan Olah raga (Kemenpora) Imam Nahrowi setelah mendapatkan kepastian tentang kewarganegaraan Gloria dari Kementerian Hukum dan HAM. 

"Kementerian Hukum dan HAM sudah mengeluarkan surat bahwa saudari Gloria ini dinyatakan sebagai Warga Negara Asing," kata Imam, usai upacara pengukuhan Paskibraka tingkat nasional di Istana Negara, Senin (15/8) seperti dilansir republika.co.id. Hal ini dikarenakan Gloria memiliki Paspor Prancis

Dalam hukum yang berlaku di Indonesia, seorang anak yang lahir dari perkawinan campur memang berhak memiliki dua kewarganegaraan sampai ia berusia 18 tahun. Namun begitu, hak memiliki dua kewarganegaraan tersebut menjadi hilang apabila si anak sudah memiliki paspor.

Dua hari Sebelum keputusan ini dibuat, Gloria ternyata telah membuat pernyataan tertulis tertanggal 13 Agustus 2016. Siswi SMA Islam Dian Didaktika, Cinere, Depok, itu menegaskan, tidak pernah berkewarganegaraan sama seperti ayahnya, yang berasal dari Prancis.

Rasa cintanya terhadap Tanah Air, Indonesia telah membuatnya tegar dalam berproses sebagai tim pembawa Bendera Pusaka Merah Putih.

Berikut petikan surat pernyataan itu, sesuai yang diterima Republika.co.id, Senin (15/8).

“Saya ditakdirkan terlahir dari perkawinan antara ibu saya yang bernama Ira Natapradja (warga negara Indonesia) dengan ayah saya yang bernama Didier Hamel (warga negara Perancis);
 Bahwa saya sejak lahir sampai saat ini tinggal di Indonesia, dan mengikuti pendidikan sejak TK, SMP, dan SMA di Indonesia;
 Bahwa saya tidak pernah memilih kewarganegaraan Perancis, karena darah dan nafas saya untuk Indonesia tercinta;
 Bahwa sesuai dengan Pasal 4 huruf d UU No 12 Tahun 2006, saya adalah warga negara Indonesia, serta sesuai dengan Pasal 21 UU No 12 Tahun 2006, maka saya adalah warga negara Indonesia;
 Maka dengan ini saya menyatakan kepada Yang Mulia Presiden RI Bapak Ir H Joko Widodo.
 Saya warga negara Indonesia dan memilih kewarganegaraan Indonesia serta akan tetap menjadi warga negara Indonesia karena Indonesia adalah tanah tumpah darah saya.

Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenar-benarnya dan mengangkat sumpah atas kebenarannya.

Dibuat di Cibubur, 13 Agustus 2016.”


Terdapat tanda tangan Gloria di atas materai. Di bawahnya, terdapat tanda tangan ibunda Gloria sebagai yang turut menyatakan.

Sungguh mengharukan, terlepas dari statusnya sebagai warga negara asing, keinginannya untuk menjadi bagian tim pengibar bendera pusaka serta pengorbanannya telah menunjukkan kecintaannya kepada bangsa ini

sungguh sebuah ironi saat seorang siswi keturunan asing  terpaksa mengubur mimpinya mengibarkan sang saka merah putih. Kecintaannya pada Indonesia tak cukup kuat untuk melawan peraturan.  Justeru di sisi lain, warga Indonesia sendiri yang lahir di Indonesia,dilahirkan dari orang tua asli Indonesia, tinggal di Indonesia, hidup di tanah air Indonesia, makan, minum, mencari nafkah di negeri ini tapi tidak bangga menjadi warga Indonesia. Bagi mereka Indonesia adalah aib,tidak ada yang bisa dibanggakan. Tapi sayang bukannya ditutupi dengan prestasi dan pengabdian diri mereka lebih memilih membuka aib dan menambah corengan wajah negaranya dengan cemoohan dan hinaan. Mereka lebih membanggakan negara lain dan pemimpin negara lain.   Sepertinya mereka senang jika Indonesia hilang kemudian muncul negara baru. Negara baru dengan konsep baru hasil ciptaan mereka.

#Aku anak Indonesia akan selalu bangga menjadi bangsa Indonesia

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Gloria, Status Mengubah Mimpinya Mengibarkan Merah Putih Tapi Merah Putih Berkibar di Dalam Hatinya "

Post a Comment