Berbagi Ilmu

Anda Bisa Sendiri. Cukup 3 Menit! Jika saat diklik muncul tampilan lain, kembali dan klik lagi

Lagi Kemenag diguncang Kasus Korupsi

Direktur Jenderal Pengembangan Masyarakat (Bimas) Kementerian Agama, Dasikin, secara resmi ditahan oleh Kantor Kejaksaan Agung. Dia ditangkap sehubungan dengan kasus korupsi yang melibatkan pengadaan buku-buku pendidikan agama Buddha yang menghabiskan biaya keuangan negara lebih dari Rp4 miliar.

"Pada hari Senin, 27 Juni 2016 ada pemeriksaan terhadap saksi Dasikin. Orang yang bersangkutan pagi ini diperiksa sebagai saksi dan sore ini dia ditetapkan sebagai tersangka," kata Wakil Jaksa Agung untuk Kejahatan Khusus Arminsyah melalui pernyataan tertulis yang diterima oleh AFP, Senin (27/6/2016).

Dasikin diketahui telah menyalahgunakan wewenangnya dalam proses pengadaan buku-buku pendidikan agama Buddha untuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah pada tahun fiskal 2012. Pada saat itu Dasikin menjabat sebagai Sekretaris Direktur Jenderal Bimbingan Komunitas Buddhis.

"Tanpa tanda tangan BPK (Badan Pemeriksa Keuangan), dia mengeluarkan anggaran. Jadi sore ini kami nyatakan sebagai tersangka," kata Arminsyah.

Sejauh ini, Kejaksaan hanya mampu membuktikan bahwa sekitar 250 juta rupiah telah masuk ke kantong pribadinya. Dalam proses pemeriksaan, diketahui bahwa Dasikin juga berbagi hasil korupsi dengan beberapa orang lain.

"Sore ini kita akan ditahan di kantor penahanan Salemba cabang Kejaksaan Agung," katanya.

Kejaksaan secara intensif mulai menyelidiki kasus ini sejak September 2014. Meningkatnya intensitas penanganan kasus ini terlihat ketika penyidik ​​menyebutkan lima tersangka.

Kelima orang tersebut adalah Welton Nadaek sebagai pelaksana penyedia barang, Joko Wariyanto sebagai Direktur Jenderal Bimbingan Buddha pada saat itu, Heru Budi Santoso sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Edi Sriyanto sebagai pelaksana penyedia barang CV. Karunia Jaya, dan Samson Sawangin sebagai pemasok barang Formil) CV Great Samoa.

baca juga artikel berikut


Mencicipi makanan tidak membatalkan puasa

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Lagi Kemenag diguncang Kasus Korupsi"

Posting Komentar